Tampilkan postingan dengan label anggaran persibo bojonegoro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anggaran persibo bojonegoro. Tampilkan semua postingan

13.7.10

Herry-Aris-Irfan Ikut Berlatih

Latihan hari kedua Persibo Bojonegoro di Stadion Letjen H Soedirman belum dihadiri semua pemain hasil rekomendasi manajemen tim. Dari 13 pemain yang direkomendasikan bertahan, baru tujuh pemain yang mengikuti latihan bersama.

Penjaga gawang Herry Prasetyo, stopper Aris Tuansyah, dan gelandang M Irfan menyusul ikut berlatih kemarin. Mereka bergabung dengan empat rekannya di tim Persibo musim lalu dan sejumlah pemain junior hasil binaan kompetisi internal.

“Belum ada pemain lain yang datang,” kata pelatih kepala Persibo Sartono Anwar.

Pemain luar kota yang ikut seleksi masih tetap seperti sehari sebelumnya. Salah satu pemain itu, Warsidi, mantan pemain Persija Jakarta. Dalam latihan itu, Sartono didampingi asisten pelatih Alan Haviludin dan Bambang Pramuji. “Untuk mencari pemain lokal (Indonesia, Red) susah,” kata Sartono.

Menurut dia, mayoritas pemain lokal di tanah air masih terikat kontrak hingga bulan ini dan Agustus nanti. Karena itu, bagi mereka yang ingin pindah klub, belum berani mencoba melamar ke klub lain. Sehingga, tim-tim yang ingin bersiap menghadapi kompetisi mendatang masih kesulitan mencari pemain. “Kalau menurut saya baru akan ramai menjelang akhir Juli,” imbuhnya.

Menurut Sartono, dirinya akan berjalan dengan program yang disusunnya. Latihan beberapa hari ini bakal dimanfaatkan untuk memantau sejumlah pemain hasil seleksi di kompetisi internal. Dia juga berharap para pemain lama yang direkomendasikan untuk bertahan, bisa segera berkumpul. “Dengan demikian kan tim sudah jalan,” katanya. (ade/yan/jpnn)

Anggaran Lampu Stadion Letjen Soedirman Beres

Setelah lama dibahas, akhirnya anggaran untuk pengadaan dan pemasangan lampu stadion Letjen H Soedirman Kabupaten Bojonegoro akhirnya tuntas.

Hal itu setelah pihak eksekutif dan legislatif di Kabupaten Bojonegoro bertemu di Kantor DPRD Bojonegoro, Rabu (7/7/2010) siang. Hasilnya, disepakati dana total untuk lampu stadion sebesar Rp 8,5 miliar.

Selain lampu, ada beberapa rehap non permanen ruangan yang akan diikutkan dengan paket tersebut, yakni untuk ruang ganti pemain, wasit dan juga tempat lain yang semuanya full AC.

Dalam keterangannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Suhadi Moelyono menjelaskan, jika untuk lampu dan paket renovasi non permanen dibutuhkan Rp 8,5 miliar.

Dengan anggaran yang sudah ada pada APBD 2010 kemarin, yakni Rp 4 miliar, maka dibutuhkan penambahan Rp 4,5 miliar. Sehingga, dana tambahan tersebut yang segera dibutuhkan untuk pembangunan pengadaan dan pemasangan lampu yang sesuai dengan standart Badan Liga Indonesia (BLI). “Tambahan anggaran tersebut yang secepatnya bisa dimasukkan di Perubahan APBD (PAPBD),” kata Suhadi.

Sementara itu, pihak legislatif dan tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) akhirnya menyetujui adalah tambahan dana Rp 4,5 miliar yang akan dimasukkan dalam PAPBD tahun 2010 ini. “Secepatnya akan diproses, sehingga tender minggu depan sudah bisa dilakukan,” jelas Ketua Pansus, Agus Susanto Rimanto.

Dengan begitu, maka pihak yang terkait sudah bisa memulai proses lelang sejak dini dan sambil menunggu proses ditetapkannya PAPBD 2010, sudah ada kinerja nyata. “Kami ingin, pihak eksekutif jangan hanya berbicara saja, melainkan juga ada kinerjanya. Sebab, dana Rp 4 miliar yang telah disetujui pada APBD 2010 kemarin belum diserap,” sambungnya.

Politisi asal PNBKI itu menjelaskan, jika sejauh ini semua yang berkaitan dengan persiapan pemasangan lampu sudah selesai dan tinggal melaksanakan saja. “Jika tidak, maka kemungkinan besar penempatan stadion untuk markas home Persibo Bojonegoro pada Superliga mendatang juga terancam,” tambahnya. (dul/kun/beritajatim.com)